Mengetahui Gejala Neuropati dan Orang yang Berisiko Mengalaminya
2 mins read

Mengetahui Gejala Neuropati dan Orang yang Berisiko Mengalaminya

Neuropati adalah kerusakan saraf atau gangguan pada sistem saraf tepi. Jika tidak segera mendapat penanganan maka bisa sebabkan gangguan kesehatan. Hal ini diungkapkan oleh Vice Secretary General Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI) Jakarta, dr. Winnugroho Wiratman Sp.N(K),Ph.D.

Beberapa gangguan yang bisa muncul di antaranya seperti gangguan irama jantung hingga kelumpuhan. Oleh karenanya, menurut dr Winnugroho, penting untuk melakukan pencegahan dini dengan mengenali gejalanya. Ia pun memaparkan beberapa gejala khas dari neuropati ini.

Biasanya seperti kesemutan, sensasi terbakar atau ditusuk hingga kebas. Gibran Pakai Istilah Sulit saat Bertanya, Ini Respons Anies yang Bikin Orang Tersenyum Halaman 3 LIVE RCTI, Jadwal Timnas Indonesia di Piala Asia 2023: Marc Klok Cs Bakal Beri Kejutan di Qatar?

Sosok Andyka Umar Syam Manopo Pria Curhat Ditampar Wanita di Kafe, Niatnya hanya Konten Jadwal Persib Bandung vs Persis Solo di Liga 1 : Asa Laskar Sambernyawa Keluar dari Zona Merah Respon Warga Lambat, Aji Kehilangan 3 iPhone Pro Max Seharga Rp 75 Juta saat COD Halaman 3

AS Tuduh Iran Otak di Balik Serangan Houthi Yaman di Laut Merah Mengetahui Gejala Neuropati dan Orang yang Berisiko Mengalaminya Dampak Boikot Produk Pro Israel, CEO Starbucks Minta Masyarakat Berhenti Demo Kedai Kopinya Halaman all

Pada gejala ini, biasanya hampir dirasakan oleh sebagian besar orang. Namun, dampak yang dirasakan jauh lebih berat bagi penderita neuropati. Lebih lanjut, dr Winnugroho ungkap siapa saja orang yang berisiko alami Neuropati.

1. Orang yang selalu terpapar oleh polusi Bisa dari asap kendaraan, polusi pabrik hingga zat kimiawi berbahaya. 2. Orang yang paling banyak berisiko alami neuropati adalah kelompok diabetes

3. kelompok yang menerapkan gaya hidup tidak sehat seperti merokok, mengonsumsi alkohol hingga mengonsumsi makanan tidak sehat. "Mereka yang merokok dan konsumsi minuman alkohol berlebihan, juga akan berisiko terjaid neuropati," ungkap dr Winnugroho dalam Press Conference ‘Neuropathy Awareness Week 2023 di Jakarta, Minggu (11/6/2023). 4. Tidak mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang.

5. Faktor usia, semakin bertambahnya usia seseorang, maka ia memiliki risiko yang cukup tinggi. 7. Ada faktor genentik dan ini tidak bisa dihindari. Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *