Lion Air Tawarkan Tiket Pesawat Murah Batam-Medan untuk Akhir Pekan, Tarifnya Mulai Rp 851 Ribuan
5 mins read

Lion Air Tawarkan Tiket Pesawat Murah Batam-Medan untuk Akhir Pekan, Tarifnya Mulai Rp 851 Ribuan

Sejumlah maskapai diketahui menawarkan tiket pesawat murah Batam Medan. Nah, kali ini ada rekomendasi tiket pesawat murah Batam Medan dari maskapai Lion Air. Lion Air diketahui menawarkan tiket pesawat murah Batam Medan dengan tarif mulai Rp 851 ribuan sekali jalan.

Tiket pesawat murah Batam Medan ini bisa dipesan untuk keberangkatan pada Jumat, 14 Juli 2023 mendatang. Pesan hotel murah di Medan, klik . Penerbangan nantinya akan dilayani dari Bandara Hang Nadim (BTH) menuju Bandara Kualanamu (KNO).

Melansir laman , Rabu(5/7/2023), berikut rekomendasi tiket murah Batam Medan dari maskapai Lion Air. Pesan tiket pesawat Jakarta Medan, klik . SHIO Diprediksi Lepas dari Kemiskinan, Diguyur Kekayaan di Tahun 2024 Menurut Ramalan Shio Halaman all

Cara Tarik Tunai Saldo ShopeePay, Bisa Lewat ATM dan Indomaret Pembukaan Pintu Tol Tebingtinggi Sinaksak untuk Momen Nataru Meleset dari Jadwal, Begini Kata Polisi Cara dan Biaya Tarik Tunai Saldo LinkAja di Indomaret dan ATM

Kata Ramalan Zodiak Hari Ini Soal Keuanganmu untuk Zodiak: Capricorn, Aquarius, Pisces, dan Aries Halaman 3 Cara Mudah Tarik Tunai Saldo LinkAja di ATM Tanpa Kartu Melki Sedek Huang Rontok dari Kursi Ketua BEM UI, Sehari Sebelumnya Ajak Latihan Debat Gibran

Rafael Struick Disepelekan ADO Den Haag sebelum Pulang ke Timnas Indonesia Halaman 3 Tarif: Rp 776.498 Berangkat dari Batam pada pukul 17.20 WIB dan tiba di Medan pada pukul 18.40 WIB

Tarif: Rp 776.498 Berangkat dari Batam pada pukul 18.30 WIB dan tiba di Medan pada pukul 19.50 WIB Pesan tiket masuk wisata di Medan, klik .

Beli oleh oleh bika ambon khas Medan di Shopee, klik . Tarif: Rp 829.934 Berangkat dari Batam pada pukul 09.45 WIB dan tiba di Medan pada pukul 11.05 WIB

Tarif: Rp 851.347 Berangkat dari Batam pada pukul 13.15 WIB dan tiba di Medan pada pukul 14.35 WIB Melansir , pemerintah memutuskan untuk mencabut PPKM karena berbagai alasan, salah satunya kasus Covid 19 harian mencapai 1,7 kasus per 1 juta penduduk.

Tak hanya itu, positivity rate mingguan dan tingkat perawatan rumah sakit yang rendah turut menjadi perhatian pemerintah. Lantas, setelah berakhirnya PPKM, bagaimana syarat perjalanan udara dan masuk bandara bagi penumpang? Perlu diketahui bahwa pemerintah sempat menerbitkan panduan perjalanan dalam negeri bagi penumpang yang bepergian menggunakan pesawat.

Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi Covid 19. Setelah PPM dicabut, masyarakat yang berencana bepergian selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tentunya menjadi bertanya tanya tentang pemberlakuan SE tersebut. Namun, Vice President (VP) Corporate Communication Angkasa Pura II, Cin Asmoro, mengatakan pihaknya akan melakukan penyesuaian.

Penyesuaian, kata Cin Asmoro, dilakukan mengikuti surat edaran atau peraturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). "Biasanya, nanti ada turunan peraturannya, dari Satgas Covid 19 juga akan mengeluarkan," kata Cin Asmoro saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (31/12/2022). Berkaitan dengan PPKM yang baru saja dicabut, ia menyampaikan bahwa Angkasa Pura II selalu memberi pengumuman kepada masyarakat.

"Untuk proses kami akan selalu mengimbau dan menginformasikan kepada penumpang sesuai peraturan yang berlaku," ujarnya. "Nanti, kalau sudah ada (aturan) yang baru, kami menyesuaikan kembali," tambah Cin Asmoro, seperti dilansir dari Kompas.com. Sementara itu, jubir Kemenhub Adita Irawati, mengutarakan bahwa belum ada perubahan perihal syarat vaksinasi untuk perjalanan usai PPKM dicabut.

Ia menambahkan, Kemenhub bakal merujuk aturan yang dikeluarkan Satgas Covid 19 seputar syarat perjalanan udara maupun kereta api. "Kami merujuk pada ketentuan dari Satgas dan sampai saat ini belum ada perubahan,” ujar Adita dikutip dari Kompas.com. Masyarakat diminta jalankan prokes Kendati PPKM telah dicabut, masyarakat diminta untuk menjalankan prokes sebagaimana diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 pada Masa Transisi Menuju Endemi.

Poin ketiga pada instruksi tersebut mencantumkan langkah apa saja yang harus dilakukan untuk menjaga pengendalian Covid 19, seperti: 1. Mendorong masyarakat untuk tetap menggunakan masker dengan benar, terutama: pada keadaan kerumunan dan keramaian aktivitas masyarakat di dalam gedung/ruangan tertutup dan sempit (termasuk dalam transportasi publik) masyarakat yang bergejala penyakit pernafasan (seperti batuk, pilek, dan bersin); dan masyarakat yang kontak erat dan terkonfirmasi. 2. Mendorong masyarakat untuk tetap mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer

3. Mengingatkan masyarakat bahwa risiko penularan Covid 19 masih bisa terjadi sehingga harus tetap waspada dan meningkatkan ketahanan mandiri agar tidak tertular Covid 19 4. Mendorong implementasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk memasuki/ menggunakan fasilitas publik termasuk bagi pelaku perjalanan dalam negeri yang akan menggunakan transportasi publik. 1. Mendorong masyarakat dalam melaksanakan pemeriksaan (testing) bagi yang bergejala Covid 19

2. Tetap memberikan perhatian dan perlindungan dari risiko penularan Covid 19 bagi komunitas khusus yang rentan terkena Covid 19, seperti panti jompo, sekolah berasrama, lapas, panti asuhan, dll 3. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan testing jika menjadi kontak erat dari kasus terkonfirmasi Covid 19. Vaksinasi Mendorong masyarakat tetap melakukan vaksinasi dosis primer dan dosis lanjutan (booster) secara mandiri atau terpusat di tempat tempat umum antara lain seperti kantor, pabrik, tempat ibadah, pasar, dan terminal. Untuk membaca artikel terkait tiket pesawat murah, kunjungi .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *