Jepang Konfirmasi Satu Kematian Akibat Virus OZ, Pakar Sebut Ada Potensi Masuk ke Indonesia 
1 min read

Jepang Konfirmasi Satu Kematian Akibat Virus OZ, Pakar Sebut Ada Potensi Masuk ke Indonesia 

Baru baru ini Jepang mengkonfirmasi satu kematian akibat terinfeksi virus OZ. Virus OZ adalah anggota baru dari genus Thogotovirus. Peneliti Keamanan dan Ketahanan Kesehatan Global Dicky Budiman, ungkapkan jika virus ini ada di kutu dan menyebabkan infeksi.

Lantas apakah virus OZ bisa berpotensi ada Indonesia? Menurut Dicky, keberadaan OZ belum bisa dikatakan ada atau tidak karena tidak adanya data. Tak Tahan Dengar Isu Tak Sedap, Betrand Peto Tulis Permintaan Maaf Kepada Ruben Onsu dan Sarwendah Halaman 3

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Sabu, Wanita di Deli Serdang Bakar Rumah Ibunya Wanita di Deli Serdang Nekat Bakar Rumah Ortu karena Tak Diberi Uang Beli Narkoba, Dibawa ke RSJ Inilah Sosok Safitri Wanita Pecandu Narkoba Bakar Rumah Orangtua Karena Tak Diberi Uang

Ide Kado Spesial untuk Hari Ibu, Ada Paket Liburan hingga Cincin Berlian! Safitri Si Anak Durhaka dari Deli Serdang, Bakar Rumah Ibu karena Kesal Tak Diberi Uang Beli Narkoba Dampak Boikot Produk Pro Israel, CEO Starbucks Minta Masyarakat Berhenti Demo Kedai Kopinya Halaman all

Namun, potensi masuk ke Indonesia tetap ada. Hal ini dikarenakan Thogotovirus virus memiliki distribusi geografi yang sangat luas. Dan sudah ditemukan di Amerika, Eropa, Afrika Asia. Sehingga kata Dicky, potensi di Indonesia pasti ada.

"Kita potensinya ada. Tapi kalau surveilans di hewan lemah, kita tidak bisa (menemukan kasus)," tutupnya. Lebih lanjut, Dicky menyebutkan jika walau memberikan dampak serius, virus OZ tidak sampai berpotensi jadi pandemi. "Sangat masuk akal menganggap virus OZ ini sebagai ancaman potensial bagi manusia. (Tapi) bicara pandemi tidak (berpotensi), kalau kejadian luar biasa (KLB) bisa berpotensi," tutupnya.

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *