Belum Ditemukan di Indonesia, Pakar Ingarkan Pentingnya Pencegahan Virus OZ, Waspada Hewan Liar
2 mins read

Belum Ditemukan di Indonesia, Pakar Ingarkan Pentingnya Pencegahan Virus OZ, Waspada Hewan Liar

Jepang umumkan satu kematian akibat terinfeksi virus OZ. Virus Oz adalah anggota baru dari genus Thogotovirus yang diisolasi dari kumpulan tiga nimfa (hewan muda yang menyerupai hewan dewasa) kutu Amblyomma testudinarium. Terkait hal ini, Kementerian Kesehatan sebut jika virus ini belum masuk ke Indonesia.

Meski belum ditemukan di Indonesia, Peneliti Keamanan dan Ketahanan Kesehatan Global Dicky Budiman tekankan pencegahan. Menurutnya pencegahan lebih baik. Apa lagi Indonesia kaya akan dengan jenis fauna, khususnya mamalia. Anak Bernama Persib Satu Sembilan Tiga Tiga Viral, Berawal dari Nazar Orang Tua: Peri Pakai Huruf P Halaman 4

REAKSI Menteri Bahlil soal Aksi Tarik Jaket yang Dilakukan Prabowo Subianto, Videonya Beredar Hasil Liga Italia Gol Bocah Ajaib Bikin Satu Stadion Bengong, Juventus Gilas Tim Papan Tengah Bolasport.com Apa Arti Let Him Cook yang Dicuitkan Gibran Rakabuming?

Ternyata Sule Diam diam Tangisi Adzam Imbas Calon Suami Baru Nathalie Holscher: Saya Membayangkan Halaman 4 Kenali Jenis Standar Sepeda Motor BREAKING NEWS Isu Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu Pindah Tugas, Pemprov Sultra Sebut Belum Ada SK

Dampak Boikot Produk Pro Israel, CEO Starbucks Minta Masyarakat Berhenti Demo Kedai Kopinya Halaman all Langkah awal yang perlu dilakukan bisa dimulai dengan pemilihan hewan yang sehat untuk dikonsumsi. Kedua, melakukan perlindungan diri terutama ketika berada daerah peternakan.

"Para pekerja dipeternakan harus diberikan pemahaman literasi, sanitasi yang baik. Menggunakan sarung tangan, baju dan celana panjang, pakai masker dan sepatu boat. Hal seperti ini harus jadi budaya," papar Dicky. Ketiga, menjaga lingkungan agar tetap bersih dan kutu harus dibasmi. Hewannya harus dipelihara dengan sehat, dan peternakan harus selalu bersih.

Selain itu ia pun menghimbau masyarakat untuk meminimalisir kontak dengan hewan liar. Kalau terkena gigitan atau cakaran hingga sengatan kutu, segera ke dokter untuk mengurangi risiko infeksi. Lebih lanjut, karena tegolong baru, belum diketahui dampak pasti dari virus OZ.

"Namun mengingat keluarga Thogotovirus ini memberikan dampak serius pada manusia, jadi sangat masuk akal menganggap virus OZ ini sebagai ancaman potensial bagi manusia," jelas Dicky. Meski begitu virus OZ tidak sampai berpotensi jadi pandemi. "Sangat masuk akal menganggap virus OZ ini sebagai ancaman potensial bagi manusia. (Tapi) bicara pandemi tidak (berpotensi), kalau kejadian luar biasa (KLB) bisa berpotensi," tutupnya.

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *